ANALISIS SINTAKSIS DAN PARADIGMATIK TERHADAP CERPEN “WAJAH ITU MEMBAYANG DI PIRING BUBUR” KARYA A. MUSTOFA BISRI

Authors

  • Nandang Kosim

DOI:

https://doi.org/10.51499/cp.v1i1.16

Keywords:

Analisis Sintaksis dan Paradigmatik, Wajah Itu Membayang Di Piring Bubur.

Abstract

Sastra merupakan sebuah cermin yang memberikan kepada kita sebuah refleksi realitas yang lebih besar, lebih lengkap, lebih hidup, dan lebih dinamis. Sastra menampilkan gambaran kehidupan; dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial. Dalam pengertian ini, kehidupan mencakup hubungan antar masyarakat, antara masyarakat dengan orang-seorang, antar manusia, dan antar peristiwa yang terjadi dalam batin seseorang. Untuk memahami karya sastra diperlukan kemampuan meresepsi dan mendalami tentang sastra, baik itu secara teori sastra, maupun dalam menggeluti langsung terhadap karya sastra. Dalam menyikapi tujuan pembelajaran bahasa khususnya tujuan pembelajaran sastra, maka perlu memahami beberapa teori apresiasi sastra, yang sudah banyak dikemukakan oleh para sastarawan maupun ahli sastra. Salah satunya adalah analisis secara sintagmatik dan paradigmatik.Sintagmatik dan paradigmatik, sebagaimana dikemukakan oleh Saussure (1857 –1913) pada awalnya terkait upaya analisis linguistik terhadap tataran dalam bahasa. Ada dua jenis hubungan atau relasi yang terdapat antara satuan-satuan bahasa, yaitu relasi sintagmatik dan paradigmatik.

Downloads

Published

2018-02-13

How to Cite

Kosim, N. (2018). ANALISIS SINTAKSIS DAN PARADIGMATIK TERHADAP CERPEN “WAJAH ITU MEMBAYANG DI PIRING BUBUR” KARYA A. MUSTOFA BISRI. Cakrawala Pedagogik, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.51499/cp.v1i1.16